Minggu, 10 Juli 2011

Japanese Cheese Cake (JCC)


Alhamdulillah, tetap semangat hingga  bisa berpartisipasi di LBT yg ke 7 ini, terimakasih ya kepada teman2 LBT terutama para Host yg tetap semangat dan saling berbagi pengalaman ...thank's for all..:)
tema LBT yg ke 7 ini Cotton Cake, walnya bingung tapi pensaran, maklum, biasanya lebih suka makan daripada menganalisa nama dan jenis2 cake...hehehehe...tapi ternyata cotton cake ini jenis cake favoritku banget, karena rasanya yg lembut uempuk, sampe pas makannya berasa ada bunyi nyesss...pokoknya one slice is not enough...:)....karena belum terlalu menguasai teknik2 dalam pembuatannya, jadi saya kali ini membuat JCC / Japanese cheese cake, sekalian karena masih tertantang menaklukkan cake ini, karena yg pertama kali bikin sebenarnya rasanya dah uenak dn "ngotton" bgt, tapi kurang nyoklat bagian atasnya dan masih turun cakenya setelah cake dingin, trus pas bikin yg kedua kali ternyata cakenya pecah, dan ternyata setelah belajar lagi, hampir 50 % salah pada tahapannya...hihihi...tapi gpp, namanya juga belajar yg penting rasanya tetep enak...:)...nah, setelah yg ketiga kalinya ini, alhamdulillah hasilnya memuaskan, adonan mulus bagian atasnya dan g pecah...:)..

resepny masih pk resepnya mb Ricke bunda Nadhifa..:)

JCC
Japanese Cheese Cake
(Sumber: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake by Yasaboga)

Bahan:
- 50 gram terigu
- 50 gram maizena
- 60 gram butter
- 250 gram cream cheese (biarkan pada suhu ruang)
- 120 ml whipped cream
- 3 butir kuning telur
- 1 butir telur utuh
- 5 butir putih telur
- 2 sdt parutan kulit jeruk lemon
- 1/8 sdt garam
- 125 gram gula pasir
- 1 sdt air jeruk lemon

Cara membuat:
- Siapkan loyang bulat ukuran diameter 20 cm atau 22 cm ( saya pakai 20 cm). Alasi kertas roti, olesi tipis mentega. Sisihkan. Pasang oven 150 derajat celcius.
- Campur dan ayak terigu dan maizena. Sisihkan.
- Campur butter, cream cheese, dan whipped cream. Panaskan diatas api kecil sambil diaduk rata sampai meleleh dan tercampur rata, angkat.
- Masukkan campuran terigu dan maizena. Aduk rata. Masukkan kuning telur dan telur utuh. Aduk rata. Masukkan kulit jeruk lemon aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai putih telur mengembang dan membentuk kerucut tumpul ketika mixer diangkat (soft peak).
- Tuang 1/3 adonan putih telur ke dalam adonan cream cheese, aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur (teknik pancingan), aduk rata sampai homogen. Tuang adonan ke loyang, panggang dg cara au bain marie (steam bake atau pemanggangan dg menggunakan loyang air) selama kurang lebih 75 menit atau sampai permukaan cake menjadi kuning/coklat keemasan. Keluarkan dari oven.
- setelah benar-benar dingin, lepaskan cake dari loyang. Siap disajikan dg olesan glaze di atasnya


Note: Cara panggang au bain marie yaitu loyang cake diletakkan di atas loyang lain yg berisi air panas sampai ketinggian kira2 1/3 tinggi loyang cake. Agar air tidak merembes ke dalam loyang cake, loyang cake sebaiknya di lapisi dg alumunium foil pada bagian luarnya. Jaga jangan sampai airnya habis sebelum cake matang (bisa ditambahkan saat pemanggangan). Cara au bain marie inilah yg membuat cake menjadi lembut dan moist serta tidak kering pada bagian pinggir dan bawahnya

berikut beberapa foto tahapan yg sempat terabadikan :)








Akhirnya JCC ku mulus, g pecah...:), setelah belajar tingkat tinggi, nomaden dari blog satu ke blog yg lain, mantengin youtube dari ideo cheese cake yg satu k video yg ain, dan membaca artikel2 terkait, ternya memang yg kemarin2 saya kurang berhati2 dalam prosees pengocokan telur sudah sampai stift peak, yg seharusnya soft peak, sampai nyari2 di google image penampakan kocokan yg soft peak...:),ternyata dari soft peak k stift peak hanya perlu waktu 1 menit, karena itu saya berhati2 sekali, hanya menggunakn speed rendah saat pengocokan dan sering mengecek jangan sampai sudah sampai tahap hard peak, karena jika hard peak, maka saat dipanggang cake akan pecah pada permukaannya dan ambles saat cake sudah matang..:)...

dan air panas baru dituang setelah loyang berisi adonan masuk k loyang yg lebih besar, karena sebelumnya pernah saya coba pk air dingin (bukan air panas), trus pernah juga waktu bikin rame2 dengan teman2 dsini, airnya dididihkan di dalam oven, jadilah sebelum adonan dipanggang ovennya sudah penuh dengan uap air sehingga membuat cake menjadi turun drastis setelah matang



Tidak ada komentar:

Posting Komentar